Artikel pilihan

Johannes Latuharhary

Johannes Latuharhary adalah seorang politikus dan perintis kemerdekaan Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Maluku yang pertama antara tahun 1950 dan 1955, dan memperjuangkan masuknya Maluku ke dalam NKRI. Ia mulai turut serta dalam pergerakan kebangkitan nasional Indonesia melalui organisasi pemuda Sarekat Ambon. Selama zaman Jepang, Johannes bekerja di bawah departemen urusan dalam negeri di Jakarta dan ditahan Jepang tiga kali dengan berbagai macam alasan. Ia turut serta dalam penulisan UUD 1945 sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Seusai kemerdekaan Indonesia, ia ditunjuk menjadi Gubernur Maluku, tetapi karena Belanda menduduki Maluku pada saat itu, Johannes bertahan di Jawa sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat dan sebagai diplomat dalam perjanjian Renville dan perjanjian Roem-Roijen. Seusai pengakuan kedaulatan Indonesia, Johannes tiba di Maluku pada tahun 1950 dan semasa jabatannya ia berjuang untuk membangun kembali kota Ambon yang terdampak pertempuran dengan Republik Maluku Selatan. Ia wafat pada tahun 1959. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: DalimendPiagam JakartaLisa del Giocondo

Tahukah Anda

{{{title}}}
Bendera Filipina
untuk masa damai
  • "... bahwa Denis Smith dari Stoke City F.C., Inggris, adalah pemain yang paling banyak mengalami cedera? Smith pernah mengalami lima kali patah kaki, hidungnya patah empat kali, pergelangan kakinya retak, tulang belikatnya patah, tulang belakangnya terkikis, sebagian besar jari tangan dan kakinya pernah patah, dan ia pernah mengalami lebih dari 100 jahitan dalam beberapa kesempatan."
  • "... bahwa produk konsumen Amerika Serikat pertama yang dijual di Uni Soviet adalah Pepsi-Cola?"
  • "... bahwa pendiri industri sepatu Adidas (Adolf Dassler) dan Puma AG (Rudolf Dassler) adalah kakak beradik?"
  • "... bahwa bendera Filipina adalah satu-satunya bendera di dunia yang dikibarkan berbeda pada masa damai atau perang?"
  • "... bahwa pemberian cincin sebagai salah satu simbol di dalam pernikahan semula berasal dari upacara pertunangan Romawi sejak abad pertama Masehi?"

Hari ini dalam sejarah

6 Juli: Aphelion (16:47 UTC, 2018); Hari Kemerdekaan di Komoro (1975) dan Malawi (1964); Hari Kenegaraan di Lituania (1253); Festival San Fermín dimulai di Pamplona, Spanyol

Tanggal lain: 5 Juli 6 Juli 7 Juli

Gambar pilihan

Letusan Gunung Cumbre Vieja di Pulau La Palma, Kepulauan Canaria, Spanyol, pada 20 September 2021
Letusan Gunung Cumbre Vieja di Pulau La Palma, Kepulauan Canaria, Spanyol, pada 20 September 2021
(ukuran asli: 6.016 × 4.016 piksel, 14,4 MB)

Oleh: Eduardo Robaina, dimodifikasi oleh Steindy
Lisensi: CC BY-SA 3.0